DRUNKCloth

DRUNKCloth
Get Drunk on Cotton

Rabu, 06 April 2011

10 tips memelihara Hamster

1. kenali tipe hamster anda, jenis hamster sebenarnya baru dikategorikan secara 4 macam, walaupun dari 4 jenis ini terdapat berbagai macam variasi yang dapat dideteksi dari warna bulu, tapi jangan terlalu bingung, cukup anda tau dengan 4 kategori hamster ini, anda sudah 1 langkah lebih maju :

a. Campbell : jenis hamster yang paling umum dan kategori harga murah, untuk mengetahui hamster ada lah hamster campbell, biasanya kita coba dekatkan tangan kita, maka hamster tersebut akan mengambil posisi takut/defensif, dan bisanya sering sekali mengigit pada orang yang baru.

b. Winter White : jenis hamster ini, mirip sekali dengan capbell, bahkan ada yang bilang klo WW ini adalah mixbreed/ kelainan gen dari campbell, tipe WW ini juga sering dijumpa di petshop, untuk mengetahui ini hamster WW, kembali kita dekatkan tangan kita ke hasmter, jenis WW ini jenis paling berani dan aktif, sehingga kalau kita kasi tangan, dia akan mendekati ke tangan kita bahkan bisa naik2, dan suka mengigit2 kecil.

c. Roborovski : jenis hamster ini ,yang paling terkenal dan populer, karena memang terlihat paling lucu dan imut ,juga kelihatan mahal, dan memang lumayan mahal kalo dibandingkan dengan jenis hamster yang lain, hamster jenis ini memiliki rasa takut yang luar biasa, tapi untuk mengigit hampir tidak pernah, cuma susah dipegang karena akan kabur terus-terusan..., cuma terdapat 2 varian, white face dan normal perbedaan cuma di bagian muka, ada yang benar2 putih dan ada yang punya garis abu-abu

d. Syrian : Jenis hamster ini, mudah sekali dikenali, karena bentuknya yang jauh lebih besar dari hasmter lainnya, bisa 3 kali lipat hamster yang lainnya, hamster jenis syrian ini pun cukup jinak kalau dipegang, tapi beberapa pun ada yang tidak jinak, untuk hamster syrian ini menarik sekali karena dengan pilihan short hair dan long hair, untuk long hair bisa kita grooming dll

2. pilihlah hamster yang anda suka, lalu check hamster anda :

a. check untuk kesehatan, pilihlah hamster yang tidak terlalu gendud dan tidak terlalu kurus...

b. check kondisi seluruh tubuh hamster, pastikan tidak ada luka/borok/infeksi yang diakibatkan oleh berantem/kutu/bakteri (termasuk celah-celah yang tidak kelihatan, seperti : daerah di dalam kuping, belakang kuping, celah-celah kaki, dll)

c. coba di kagetkan... karena hamster yang normal dan tidak sakit, saat dikagetkan dengan tangan anda pasti biasanya ada reaksi kaget, dan biasa hasmter sakit akan diam saja

d. coba anda minta yang jual untuk memberi susu strawberry yang biasanya dijual di pethsop tersebut, karena hamster sangat suka dengan ini, biasanya klo tidak mau makan ini, ada masalah dengan hamsternya,

e. kalo bisa liat cara hamster makan, kalo rakus berarti bagus, karena nafsu makannya tinggi

f. cek kondisi mata, gigi, kuping, kelamin, karena hamster yang baik tidak ada gejala aneh2 di daerah2 ini

g. pilihlah jenis hamster yang anda mau jantan/betina, untuk memilih, sudah di post oleh teman yang lain

h. NEGO deh dengan penjual...... (harus dapat harga murah ) ^^

3. setelah hamster anda dapat, yang anda perlukan adalah kandang....
Kandang tak perlu beli yang bermerk/ataupun bajakan, dan kebiasaan petshop biasanya menjual barang-barang ini dengan semangatnya, (pake ini aja lucu entar bisa ngumpet2, bisa pindah2 ke sebelah kiri dan kanan, bisa muter2, bisa ini, bisa ono, dll, hanya dengan tujuan komersil, bukan tujuan agar hamster mempunyai tempat tinggal yang layak dan baik.) NO OFFENSE yah.. saya animal Lover's soalnya

disarankan menggunakan container/aquarium (bekas/baru), kenapa sya tidak sarankan menggunakan kandang yang bermerk dan khusus hamster, karena dengan alasan susah untuk bersihkan, nanti di sela kecil-kecil apabila dibersihkan tidak sampai bersih, akan jadi jamur,bakteri,dll yang pada akhirnya akan kena langsung dengan hamster kita

a. container : gunakan container dari plastik yang cukup tinggi, baik itu tempat taro mainan, taro baju juga bisa, (biasa banyak di carefour,dll)

b. aquarium : gunakan aquarium pun bisa yang bekas atau baru, karena tidak isi air, jdi kalau lem jelek pun tak apa, karena tidak perlu isi air..

dua tempat ini punya keuntungan, gampang dibersihkan dan gampang untuk dipantau


4. lalu setelah kandang anda selesai, tingga membeli peralatan-peralatan dasar, sepeerti : serbuk kayu, pasir zeolite, tempat makan dan tempat minum,

a. serbuk kayu : yang anda gunakan sebaiknya dari kayu pine, yang tidak disertai dengan wangi2an, karena yang wangi2an ada bahan kimia

b. pasir zeolite : sama seperti pasir ini, sebaiknya digunakan yang bukan pasir zeolite yang wangi...

c. tempat makan : ini optional anda bisa beli tempat makan khusus, ataupun tempat makan dari bekas tempat apapun sebenarnya bisa....

d. tempat minum : kalau tempat minum pilih tempat minum yang sesuai dengan kandang...

5. untuk makanan, sebaiknya jangan beli makanan yang sudah jadi/instan, bukannya tak bagus, cuma biasanya buatan pabrikan itu menggunakan bahan kimia, baik itu pewarna, pengawet, etc, jadi pilihlah makanan sendiri kalau bisa beli yang organik, untuk racikan boleh dilihat yang sudah di post

6. air minum, banyak orang memberi air minum hamster adalah air keran, berilah air yang layak minum, seperti yang anda minum

7. JGNLAH beri hamster anda makanan yang tidak seharusnya dimakan, apabila ingin selingan/snack, itu pun sudah di post, karena pemberian makanan yang tidak sesuai akan membuat hamster sebagai hewan yang lactose intolerant akan sakit, contoh : ada yang beri coklat, keju, makanan snack, keripik, dll

8. Sayangilah Hamster anda dengan penuh kasih, jika hamster anda bahagia, maka hamster anda akan punya keturunan yang banyak

9. Jika ada masalah/problem, segera tanya kepada yang expert dan apabila sakit berlanjut boleh dibawa ke dokter hewan.

10. Belajar belajar dan belajar, semua pengalaman dengan hamster anda akan membuat anda lebih mengerti jauh tentang hamster, lakukanlah experimen2 untuk membuat hidup hamster anda lebih indah, siapa tau ada metode-metode baru yang anda ketemukan dan bisa di sharing ke yang lain.

Hamster Food

Fruits

Apple (seedless)
Banana
Blackberries
Blueberries
Cantaloupe
Cherries
Cranberries
Grapes (seedless)
Lychee
Mango
Melon
Peaches (no stone)
Plums (no pits)
Raspberries
Raspberry Leaves (helpful for diarrhea)
Strawberries

Vegetables

Asparagus
Bean Sprouts
Bok Choy
Broccoli
Cabbage (Limited amounts)
Carrots
Cauliflower
Celery
Chard
Chestnuts
Chickweed
Chicory
Clover
Corn on the Cob
Cucumbers
Dandelion Leaves
Endive
Green Beans
Kale
Parsnips
Peas
Radicchio
Romaine Lettuce
Spinach
Squash
Sweet Potatoes
Sweet bell Peppers
Swiss Chard
Turnip
Water Chestnuts
Water Cress
Zucchini

Meat and Protein foods

Cooked Ground Beef (Rinse well in hot water to remove any grease)
Cooked Chicken or Turkey (Steamed or baked)
Low Fat Cottage Cheese
Fish Cod (Cooked removing bones and skin)
Grasshoppers (Pet Shop)
Mealworms (Pet Shop)
Crickets (Pet Shop)
Bread(whole grain no white bread) soaked in milk ( Low Fat, Skim, Soy)
Eggs ( boiled or scrambled)
Plain Tofu
Plain Low Fat Yogurt
Dog Biscuits (No Garlic, onion, or onion powder)
Monkey Chow
Lab Blocks

Other foods

Buckwheat
Baby Food(low sugar and no onion or garlic)
Cheese (mild cheeses in moderation)
Cooked Plain Brown Rice
Cooked Pasta(Wheat or Spinach would be better)
Dry toast(Also helpful for diarrhea
Flax seed
Low or Sugarless Cereals
Pumpkin Seeds (unsalted)
Nuts (No almonds)
Sesame Seeds
Soybeans(Roasted no salt)
Squash seeds
Lentils
Oatmeal(dry or soaked in skim, soy or lowfat milk)
Nutritional Yeast
Bran and Wheat Germ (Refrigerated goes bad fast)
Peanuts (unsalted)
Alfafa
Unsalted Popcorn (no butter)

Foods to avoid

Almonds (Contains Cyanic Acid)
Apple Seeds
Canned food
Chocolate
Candies
Chips and Junk food
Pork Products
Potatoes (Raw)
Raw Kidney Beans
Eggplant
Fool's Parsley
Grape Seeds
Avocado (Contains Cardiac Glycosides)
Raw Rhubarb
Tomato leaves
Oranges or Tangerines(no citrus fruits)
No watermelon (the water content is high causes diarrhea)
Cherry Stone
Peach Stone & Leaves
Apricot Stone
Lemon or Lime
Jams and jellies
Spices
Garlic
Onions
Leeks
Scallions
Chives
Pickles

Ciri-Ciri Hamster *dari berbagai sumber/media

klasifikasi ilmiah
kerajaan: Animalia
filum: Chordata
kelas: Mamalia
ordo: Rodentia
famili: Cricetidae

hamster adalah binatang sejenis hewan pengerat, terdapat berbagai jenis di dunia dan hampir ada di tiap negara. Hamster termasuk ke dalam subfamili cricetinae. Subfamili ini terbagi ke dalam sekitar 18 spesies, yang diklasifikasikan ke dalam enam atau tujuh genus.

Habitat

habitat hamster di utara terletak dari eropa tengah sampai siberia, mongolia, dan tiongkok utara sampai korea. Habitat hamster di selatan membentang dari suriah sampai pakistan. Mereka hidup di perbatasan padang pasir, bukit pasir yang divegetasi, bukit di kaki gunung dan dataran rendah yang bersemak-semak dan berbatu, sungai di lembah, dan padang rumput yang luas, beberapa juga tinggal di ladang tanam. Sebaran geografi menggambarkan kelompok spesies hamster, contohnya hamster eropa ditemukan di eropa tengah dan siberia barat serta tiongkok barat laut, sedangkan hamster siria (dalam beberapa artikel disebut sebagai hamster golden atau hamster emas) hanya ditemukan di kota kecil di suriah barat laut.

Makanan

hamster adalah makhluk omnivora. Makanan mereka biasanya butir padi, tetapi juga termasuk buah segar, akar, bagian hijau tumbuhan, invertebrata dan beberapa binatang kecil lainnya (serangga seperti belalang). Hamster membawa makanan mereka di pipi dimana di dalamnya terdapat kantung untuk dimasukan kedalam lubang makanan mereka. [1]. Namun, tidak semua makanan cocok untuk hamster, beberapa makanan, seperti daun beracun dari tomat, menjadi makanan yang paling berbahaya untuk kesehatan hamster. Pendapat orang tentang makanan tidak aman lainnya seperti memberi makan timun menyebabkan ekor mereka basah dan buah sitrus beracun dan pada kedua pendapat ini terdapat hal yang salah. Timun memiliki sangat sedikit nutrisi yang baik dan dapat menyebabkan masalah pada hati, dan beberapa hamster tidak menyukai rasa dari buah sitrus, tetapi sitrus aman untuk diberikan pada hamster. Hamster yang terkena penyakit diabetes tidak diperbolehkan mendapat makanan yang mengandung kadar gula yang tinggi, seperti buah dan jagung. Komponen makanan hamster dibagi jadi 3 kategori: Kering, segar, dan makanan binatang.
Jika kita ingin memelihara hamster, hal paling aman adalah memberikan makanan berupa biji-bijian segar. Di indonesia terdapat beberapa usaha rumah tangga yang membuat makanan hamster dari biji-bijian. Pilih biji-bijian yang tidak diawetkan namun bebas dari kutu dan bahan pewarna. Demi keamanan, sebaiknya tidak memberikan makanan berupa daun segar dan makanan instan. Beberapa jenis daun segar mungkin tidak berbahaya bagi hamster, namun sebagian besar daun-daunan sudah tercemar pestisida. Walau sedikit, hamster rentan terhadap pestisida. Makanan instan juga tidak baik diberikan kepada hamster karena biasanya mengandung bahan pengawet. Makanan mengandung garam dapat menyebabkan kerontokan pada bulu hamster.

Kelakuan

hamster biasanya bersifat diam dan nokturnal walaupun juga dapat dikatakan krepuskular dan mereka terkadang aktif pada awal pagi hari atau akhir sore. Mereka adalah penggali yang baik, membuat lubang dengan pintu masuk satu atau lebih dan dengan galeri yang terhubung dengan kamar mereka untuk sarang, gudang makanan dan aktivitas lainnya. Tidak ada hamster yang berhibernasi selama musim dingin, tetapi beberapa pengalaman periode torpor terjadi selama beberapa hari sampai beberapa bulan.

Reproduksi

hamster jantan memiliki testis yang besar sesuai dengan ukuran tubuh mereka. Hamster muda lebih sulit melakukan seks. Hamster betina memiliki 2 lubang tertutup bersama, sementara hamster jantan memiliki genital dan anal membuka lubang tersebut.

Hamster melakukan pembuahan pada usia yang berbeda tergantung dari spesiesnya, tetapi hal ini bisa dilakukan pada usia 1 bulan sampai 3 bulan. Hamster jantan tetap dapat melakukan pembuahan selama hidupnya, namun betina tidak. Hamster betina mengalami estrus kira-kira setiap tiga hari.

Musim pengembangbiakan terjadi pada bulan april sampai oktober, dengan 1 sampai 13 anak lahir setelah periode gestasi selama 13 sampai 22 hari.[1] gestasi terjadi 16 sampai 18 hari untuk hamster suriah, 18 sampai 21 hari untuk hamster rusia, 21 sampai 23 hari untuk hamster tiongkok dan 23 sampai 30 untuk hamster roborovski.

Setelah hamster betina hamil, induk hamster akan membangun sarang dan mengumpulkan anaknya disana. Mereka tidak berambut, mata mereka tertutup dan sangat kecil. Setelah 1 minggu, mereka mulai berkeliling sarang mereka dan makan. Setelah 3 minggu, anak hamster bisa meninggalkan sarang mereka. Kecuali untuk hamster roborvski, yang baru bisa keluar dari kandang dalam waktu 4 minggu. Biasanya, hamster jantan dan betina dipisah saat hamster betina melahirkan, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Anak dari hamster juga tidak boleh dipegang, agar tidak dimakan oleh induk. Setelah satu minggu mereka mulai mengeksplorasi keluar sarang. Mereka telah seluruhnya selesai setelah 3 minggu, atau 4 minggu untuk hamster roborovski. Kebanyakan orang akan menjual hamster ke toko-toko ketika usia hamster 2 sampai 8 bulan.

Tempat tinggal

hamster dapat disimpan baik di kandang maupun pada terarium yang tersedia di toko-toko binatang peliharaan. Kandang lebih mudah dibawa, pinggirannya dapat digunakan untuk memanjat. Pada kotak gelas, dapat mencegah hamster melempar keluar serbuk kayu dan sampah-sampah lainnya keluar kandang, memberikan pemandangan yang lebih baik untuk hamster, lebih tenang, serta mencegah keadaan sekitar kandang yang kotor.

Karena besar hamster yang kecil, rumah yang cocok untuk hamster selalu harus terdapat tempat paling sedikit 2 kaki dan bagian atas yang kuat karena hamster adalah pemanjat yang baik. Kotak kaca tidak boleh lebih tinggi daripada panjangnya untuk sirkulasi udara, dan karena besar yang lebih kecil, hamster kerdil membutuhkan kandang yang lebih besar, paling sedikit 80 sentimeter karena aktivitas mereka yang besar.

Hindari benda-benda berbahaya yang berbahaya untuk binatang. Kayu dari tumbuhan runjung ataupun tripleks tidak cocok untuk hamster, karena hamster akan mengerat kayu tersebut dan baik lem maupun resin beracun untuk mereka. Kandang yang dibeli dari toko bisa dilengkapi dengan beberapa tingkat, dihubungkan dengan tangga.

Temperatur normal hamster sebesar 18 sampai 26 °c (64 sampai 80 °f)

lantai dari tempat tinggal hamster biasanya dipenuhi dengan serbuk kayu. Serbuk kayu dibuat dari kertas yang sudah dibuang atau kayu dengan aroma-aroma adalah yang paling sehat. Mengerat dan memakan serbuk kayu yang terbuat dari pohon cedar, pinus, mungkin mengandung fenol yang bisa merusak sistem respirasi, hati dan kulit hamster.