DRUNKCloth

DRUNKCloth
Get Drunk on Cotton

Sabtu, 29 Januari 2011

stories about ex-girlfriend (part 2)

for the second time I wrote about my ex-girlfriend...

night a strange and unexpected to go disco, together with fellow campus friendships...

hehehe tujuan utama'a sih untuk gebetan baru itu... halaaaaah

in the end she did not come, but instead met a new friend... they are friends of one of his friends also. one of them is a college outside Indonesia, she's so sexy ... with a white shirt, shorts, simple make up. and I think it pretty...

smart girl
obedient girl worship
certainly she is a suitable candidate for nice guys...
although it does not deserve a place to meet .. hahaha but I'm proudand lucky to meet her
thank you for you, Noviani Mira Sari, you have taught me the meaning of an honesty.
because in a love that exists must have an honesty.
although in the end we decided not together, but you are my friendand will not be forgotten.

Kamis, 06 Januari 2011

GARUDA ASIA DARI TENGGARA

Van Der Vin, Kiper Indonesia dan Persija era 1950an-1960an

Dalam kitab Peringatan Oentoek Hindia Beland (1923) yang ditulis JMW Demont disebutkan, di Hindia (Indonesia) sudah ada semacam permainan voetbal dengan bola yang dibuat dari rotan, buah jeruk, atau buah kelapa yang dikeringkan. Indonesia sebelum Perang Dunia II (1942-1945) sudah memiliki banyak pemain besar. Sebagai kontingen Hindia Belanda pada 1938, Indonesia menjadi peserta World Cup di Prancis. Pemain Belanda yang terkenal antara lain Denkelaar, Van der Poel, Van Leeuwant, dan bekas kiper Belanda, Backhuys. pemain pribumi yang terkenal adalah Mad Dongker, Abidin, Sumo, dan Tan Hwa Kiat (ayah pemain nasional Tan Liong Houw).

Orang-orang Belanda di Indonesia pada 1918 membentuk Nederlandsch Indie Voetbal Bond (NIVB) yang membawahi bond-bond yang pemainnya didominasi warga Belanda. Anggota-anggotanya dilarang bermain dengan perkumpulan-perkumpulan sepak bola inlander. Perkataan inlander yang merupakan penghinaan, sangat menyakitkan bangsa Indonesia. Maka pada 1928 berdiri Voetbalbond Indonesish Jakatra (VIJ). VIJ yang pada 1950 menjadi Persija, memiliki lapangan sepak bola di Petojo VIJ, belakang bioskop Roxy, Jakarta Pusat. Pahlawan Nasional M Husni Thamrin turun berperan dan banyak mengeluarkan uang untuk membangun lapangan ini. VIJ bersama dengan sejumlah perkumpulan lainnya pada April 1930 memsponsori berdirinya PSSI guna menyaingi NIVB.

Pada 1932 di lapangan VIJ diselenggarakan pertandingan antara PSSI – VIJ. Bung Karno yang baru dibebaskan dari penjara Sukamiskin, Bandung, diminta melakukan tendangan kehormatan. Setelah kemerdekaan, sejumlah kesebelasan Belanda masih ada. Tapi tidak lagi bersikap diskrimatif dan sudah mengikutsertakan pemain Indonesia. Seperti Hercules yang memiliki lapangan di Deca Park (kini Monas depan MBAD). VIOS di Menteng (kini lapangan Persija), BVC di depan Balaikota, dan Oliveo. Kala itu menonjol kesebelasan yang didirikan warga Tionghoa, yaitu UMS yang memiliki lapangan di Petaksinkian (Kota) dan Chung Hwa di Tamansari, Jakarta Barat.

Yang lainnya adalah Maluku, BBSA, Maesa, Bintang Timur, dan Setia. Seperti liga Eropa, tiap kesebelasan memiliki divisi utama, divisi I, II, dan III. Pada akhir pekan (Jumat hingga Ahad) warga Ibukota dengan bergairah menyaksikan pertandingan-pertandingan yang jadwalnya padat. Di antara pemain Indo Belanda terkenal kala itu adalah Van der Vin, kiper UMS. Boelaard van Tuyl, libero VIOS yang berbadan tinggi besar seperti Maldini, pemain nasional Italia dari AC Milan. Van der Berg, bek tangguh dari BBSA sekalipun postur tubuhnya tidak terlalu tinggi, tapi berbadan tegap. Pesch, kanan luar Hercules yang larinya kencang bagai kijang.

Ia sering merobek-robek pertahanan lawan dengan umpan-umpan akurat. Yang paling menonjol antara mereka Van der Vin. Kiper berbadan tinggi, tapi perawakannya tidak terlalu besar ini, cukup lincah gerakannya dalam menangkap bola-bola tinggi. Hanya sedikit kelemahannya menghadapi bola-bola bawah. Menghadapi lawan-lawan luar negeri, yang kala itu sering bertandang ke Indonesia, Van der Vin membuat para penyerang kenamaan kala itu menjadi frustasi karena gawangnya sulit ditembus. Dalam suatu pertandingan melawan suatu kesebelasan Hongaria di Ikada, ia menahan penalti pemain legendaris Puskav.

Pemain Hongaria yang saat negaranya diinvasi Uni Soviet pada 1960-an pindah ke Real Madrid, Spanyol, ketika mengeksekusi penalti berupaya menipu Van der Vin. Bola yang seolah-olah ditujukan ke arah kanan, tapi tiba-tiba dibelokkan ke arah kiri gawang, dapat ditangkap Van der Vin. Puluhan ribu penonton bertepuk tangan sambil berdiri, dan Van der Vin berjingkrak-jingkrak kegirangan.

Raymond Kopa, dari Prancis kala itu juga pernah bertanding di Indonesia dan mengalami kesulitan menembus gawang Van der Vin. Kiper tampan ini berangkat ke stadion selalu menggunakan sepeda motor Harley Davidson: silih berganti memboncengkan berbagai gadis Indo. Sejumlah penyerang PSSI yang disegani kala itu adalah Djamiat Dalhar, Liong Houw, Kiat Sek (Persija), Ramang (PSM), Witarsa (Persib), Ramli dan Ramlan (PSMS).

Menjelang 1960-an tampil Sutjipto Suntoro (Persija) dan Iswadi Idris (Persija), Yacob Sihasale dan Abdulkadir (Persebaya), dan Ronny Patinasarani (PSM). Sutjipto yang namanya harum di Asia, bersama dengan Yacob pernah terpilih dalam kesebelasan All Asian Stars. Sampai awal 1970-an Indonesia masih sangat disegani di Asia. Pernah mengalahkan RR Cina 2-0, menggasak Thailand 4 – 0, menghantam Korea 3 – 0 dan PSSI yunior menekuk Iran 3 – 0.

Jepang dan Arab Saudi yang kini jadi peserta World Cup belum ada apa-apanya. Wartawan Antara Sugiarto Sriwibowo, yang meliput Olimpiade Dunia di Jepang (1964) menuturkan, ”Orang Jepang bila menonton bola sangat geli. Apalagi bila melihat para pemain menyundul bola. Mereka takut kalau kepalanya nanti pecah.”





REPUBLIKA – Minggu, 21 April 2002
(courtesy : gerry anugerah putra)

Senin, 03 Januari 2011

Suka Duka 2010

ini adalah sepenggal kisah di tahun 2010 yang gwe ingat.. hehehe :P

Januari :

- di saat gw harusnya menyambaut hari baru tapi gw harus sleg sm seorang sahabat gwe.. sorry gwe udah sok tau, tp gw harap lo jg bisa pegang omongan dan jg ga usah kasih nasehat klo lo sm aja kyk gwe

- Masih terikat dengan perasaan lama pada saat itu..

Februari :

- cewe gw pada saat itu menunjukan sikap menjauh.. sms jarang, udah ga pernah nelpon lg.

- gw rada di musuhin sm pemilik libe.net gara-gara kasus desain yg salah cetak. klo pengusaha pasti ngerti lah sistem kerja tenaga grafis, masa di bayar jauh dari standart. alhasil gw kasih jpeg tp lgsng maen angkat cetak dan hasilnya : MAMPUS lo!! ulang lg deh neon box (wahahahaha)

Maret :

- Hueehehehe masuk semester baru, niat lsng pada tujuan PKV4 mesti lulus *ending story ada di bulan juni

- tancap gas bikin proyek PKV4 usaha pemancingan umum :D tebar muka sok rajin, skill di pertajam, kunci utama adalah tetep doa.. dan bisnis selalu jalan

April :

- gwe putus dengan alesan klasik, yasudah lah
wahai mantanku jangan pernah sesali dan marah dengan semua kejadian/kisah kita.. aku ga bakalan lupa kok "your my best exgirlfriends"

- seperti biasa gw mellow dan melambat untuk semua pekerjaan

Mei :

- Semangatkan diri dengan lagu-lagu untuk bantai PKV4

- pengalaman buruk dengan ustadz... ckckckck ga usah di ceritain lah, yg pasti bertolak belakang dengan apa yang gw lihat di TV, sinetron, atau film layar lebar

Juni :

- Untuk yang kedua kalinya dan ga ada yang ke 3x hahahaha
gwe lulus euy dengan nilai C padahal kerjanya lumayan niih..

- siap-siap liburan jangka panjang yang melelahkan

July :

- jalinan asmara yang kian brutal, tanpa liat-liat arah dan tujuan...

- berjalan, mengisi bumi tanpa arah dan tujuan

Agustus :

- hari-hari melelahkan liburan tanpa hiburan

September :

- Masuk kuliah lagi.. cihuuuy, tapi dalam keadaan puasa yah?? ke hausan di jalan

- tetap melakoni cinta di balik tembok cina

Oktober :

- Bisnis Kaos selalu terhambat kendala tukang jahit yang ga profesional (anjink lo)

- di kejar deadline kaos melulu... *capeeee

November :

- my brother back to home

Desember :

- kesal sepakbola indonesia berakhir dengan kegagalan di final, semua gara2 nurdin

- wow gw kenalan sm malaikat baru dan langsung melekat di hati, tp sampai mana?? dan sampai kapan?